Selasa, 16 Mei 2017

Doa Naik Kendaraan

Doa Naik Kenderaan

Doa Naik Kenderaan

Terjemahan Bahasa Rumi

Subhanallazi sakhorolana ha zha wama kunna lahu mukriniin. Wainna ila rabbina lamungkolibuun (Doa Bahasa Rumi untuk rujukan sahaja)

Maksudnya:

Maha suci Tuhan yang memudahkan kenderaan ini bagi kami, sedangkan kami tiba dengan mudah dengannya, dan kepada Allah kami kembali. 

Doa Masuk dan Keluar Rumah

Bacaan Doa Ketika Masuk dan Keluar Rumah Lengkap Bahasa Arab, Latin dan Artinya

Untuk doa ketika masuk ke dalam rumah, ada 2 kategori rumah dan lafadz bacaannya berbeda. Yaitu rumah yang dihuni setiap hari dan rumah kosong (rumah yang sudah lama tidak dihuni). Jadi Anda harus dapat membedakan lafadz doanya. Adapun untuk bacaan doa ketika keluar rumah tidak ada keterangan apakah yang dimaksud rumah kosong atau rumah yang biasa dihuni. Dan berikut adalah lafadz bacaan doa selengkapnya.

Lafadz Doa Bahasa Arab Ketika Masuk/Keluar Rumah
Ilustrasi : Keluar/Masuk Rumah

Bacaan Doa Ketika Masuk Rumah

اَللهُمَّ اِنّىْ اَسْأَلُكَ خَيْرَالْمَوْلِجِ وَخَيْرَالْمَخْرَجِ بِسْمِ اللهِ وَلَجْنَا وَبِسْمِ اللهِ خَرَجْنَا وَعَلَى اللهِ رَبّنَا تَوَكَّلْنَا

ALLOOHUMMA INNII AS-ALUKA KHOIROL MAULIJI WA KHOIROL MAKHROJI BISMILLAAHI WA LAJNAA WA BISMILLAAHI KHOROJNAA WA 'ALALLOHI ROBBINAA TAWAKKALNAA.
 Artinya :
Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu baiknya tempat masuk dan baiknya tempat keluar dengan menyebut nama Allah kami masuk, dan dengan menyebut nama Allah kami keluar dan kepada Allah Tuhan kami, kami bertawakkal.

Lafad Doa Masuk Rumah Kosong

اَلسَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِاللهِ الصَّالِحِيْنَ

ASSALAAMU'ALAINAA WA 'ALAA 'IBAADILLAAHISH SHOOLIHIINA
 Artinya :
Hamba-hamba Allah yang sholih.

Lafad Bacaan Doa Keluar Rumah

بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ لاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ

BISMILLAAHI TAWAKKALTU 'ALALLOOHI LAA HAWLAA WALAA QUWWATA ILLAA BILLAAHI
 Artinya :
Dengan menyebut nama Allah aku bertawakal kepada Allah, tiada daya kekuatan melainkan dengan Allah.

Doa Masuk dan Keluar Masjid

Doa Masuk dan Keluar Masjid

MASUK MASJID

DO'A MASUK MASJID 01
اللَّهُمَّ افْتَحْ لِيْ أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ.
ALLOHUMMAFTA_HLIII ABWAABA RO_HMATIK
Ya Alloh bukalah bagiku pintu-pintu rohmatmu.
رواه مسلم 1165 والنسائي 721
(HR Muslim no.1165 An-Nasa'y no.721)
& kitab Al-Adzkaar An-Nawawy halaman 32-33

DO'A MASUK MASJID 02
بِسْمِ اللهِ, وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ ,اللَّهُمَّ اغْفِرْلِيْ ذُنُوْبِيْ, وَافْتَحْ لِيْ أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ
BISMILLAH, WASSALAAMU 'ALAA ROSUULILLAH, ALLOHUMMAGHFIRLII DZUNUUBII,
WAFTA_HLIII ABWAABA RO_HMATIK
HR. IBNU MAAJAH NO. 763


KELUAR MASJID

DO'A KELUAR MASJID 01
اَللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ.
ALLOHUMMA INNIII AS'ALUKA MIN FADL-LIK
Ya Alloh, Aku mohon keutamaan dariMu
رواه مسلم 1165 والنسائي 721
(HR Muslim no.1165 An-Nasa'y no.721)
& kitab Al-Adzkaar An-Nawawy halaman 32-33

DO'A KELUAR MASJID 02
بِسْمِ اللهِ, وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ ,اللَّهُمَّ اغْفِرْلِيْ ذُنُوْبِيْ, وَافْتَحْ لِيْ أَبْوَابَ فَضْلِكَ
BISMILLAH, WASSALAAMU 'ALAA ROSUULILLAH, ALLOHUMMAGHFIRLII DZUNUUBII,
WAFTA_HLII ABWAABA FADL-LIK
HR. IBNU MAAJAH NO. 76

Doa Sebelum dan Sesudah Makan/Minum

Doa Sebelum dan Sesudah Makan / Minum Lengkap Bahasa Arab, Latin dan Artinya

Ada beberapa bacaan doa sebelum/sesudah makan dan minum yang dapat Anda pelajari, dan tentunya semua itu mempunyai dasar. Nah, lafadz doa sebelum dan sesudah makan/minumyang akan kami share ini sesuai apa yang telah diajarkan kepada kami baik dari orang tua (keluarga) maupun guru (ustadz). Dan berikut adalah lafadz doanya :

lafadz doa sebelum makan dan doa setelah makan dan minum lengkap
Ilustrasi : Berdoa sebelum makan / sesudah makan dan minum

Lafadz Doa Sebelum Makan Lengkap Arab, Latin dan Artinya

اَللهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْمَا رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
ALLOOHUMMA BAARIK LANAA FIIMAA RAZAQTANAA WAQINAA 'ADZAA BANNAAR
 Artinya :
Ya Allah, berkahilah kami dalam rezeki yang telah Engkau berikan kepada kami dan peliharalah kami dari siksa api neraka.

Bacaan Doa Sesudah/Setelah Makan Lengkap Arab, Latin dan Artinya

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ اَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مُسْلِمِيْنَ
ALHAMDU LILLAAHIL LADZII ATH'AMANAA WA SAQOONAA WA JA'ALANAA MUSLIMIIN
 Artinya :
Segala puji bagi Allah yang telah memberi makan kami dan minuman kami, serta menjadikan kami sebagai orang-orang islam.

Bacaan Doa Setelah/Sesudah Minum Lengkap Arab, Latin dan Artinya

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ جَعَلَهُ عَذْبًا فُرَاتًا بِرَحْمَتِهِ وَلَمْ يَجْعَلْهُ مِلْحًا اُجَاجًا بِذُنُوْبِنَا
ALHAMDU LILLAAHIL LADZII JA'ALAHUU 'ADZBAM FUROOTAM BIROHMATIHII WA LAMYAJ'ALHU MILHAN UJAAJAM BIDZUNUUBINAA
 Artinya :
Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan air ini (minuman) segar dan menggiatkan dengan rahmat-Nya dan tidak menjadikan air ini (minuman) asin lagi pahit karena dosa-dosa kami.

Itulah Lafadz Doa Sebelum dan Sesudah Makan/Minum dalam bahasa arab, tulisan latin lengkap terjemahan. Bagi Anda yang belum hafal dengan doanya, silakan pelajari dan hafalkan ya.

Doa Masuk dan Keluar Kamar Mandi

Doa Masuk Dan Keluar Kamar Mandi Beserta Artinya

Doa Masuk - Keluar Kamar Mandi
Doa Masuk - Keluar Kamar Mandi

Doa Masuk Dan Keluar Kamar Mandi Beserta Arti Dan Manfaatnya - Saat hendak memasuki kamar mandi atau toilet hendaknya kita berdoa agar selalu diberi keselamatan oleh Allah SWT dan dihindarkan dari hal-hal buruk yang seharusnya tidak terjadi. Maka dari itu kita harus selalu mengucapkan do'a ketika hendak memasuki atau keluar dari kamar mandi.

Kita harus senantiasa membaca do'a karena seperti yang kita ketahui bahwa syetan dan jin selalu mengikuti kita kemana kita pergi. Maka dengan membaca do'a maka mereka akan pergi dan tidak mengikuti kita khususnya pada saat kita melakukan aktivitas di kamar mandi.

Langsung saja inilah Do'a Masuk dan Keluar Kamar Mandi

Do'a Ketika Masuk Kamar Mandi (WC)


اَللّهُمَّ اِنىِّ اَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَ الْخَبَائِثِ
"ALLAHUMMA INNII A'UUDZU BIKA MINAL KHUBUTSI WAL KHOBAAITSI"
Artinya : Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari setan laki-laki dan setan perempuan.

Do'a Ketika Keluar Kamar Mandi (WC)


اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِى اَذْهَبَ عَنِّى اْلاَذى وَعَافَنِى
"ALHAMDULILLAHIL LADZII ADZHABA ANNIL ADZA WA 'AAFANII";
Artinya : Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan penyakit dan telah membuatku sehat.

Manfaat Dari Berdoa Ketika Masuk Dan Keluar Kamar Mandi

Ketika Masuk

Pada saat kita mandi atau ingin kencing, tentunya kita dalam keadaan telanjang. Dengan berdo'a, maka Aurat kita tidak akan terlihat oleh syetan dan jin. Dan dengan berdo'a juga maka kita akan terhindar dari perbuatan buruk.

Kita tidak dapat mengira kapan kita akan mati bukan? bisa saja sewaktu-waktu kita mati di kamar mandi. Jika sebelumnya seseorang mengucapkan do'a ketika akan memasuki kamar mandi, maka insyaallah dia mati dalam keadaan Khusnul Khotimah.

Ketika Keluar

Ketika berada di kamar mandi tentu kita melakukan sesuatu seperti "BAB, kencing dsb" kegiatan tersebut adalah membuang kotoran yang ada di dalam tubuh kita. Maka hendaknya setelah melakukan itu dan saat kita keluar dari kamar mandi, kita mengucapkan terimakasih kepada Allah SWT karena telah memberi kita kesehatan dan telah menghilangkan kotoran dan penyakit dari dalam tubuh kita. Allah akan senantiasa menambah nikmat orang yang mensyukuri nikmat yang ia berikan.

Diagram Meninggalkan Solat

Image result for adab meninggalkan sholat

Adab Terhadap Al-Quran

Adab Terhadap al-Qur'an

Kerap kita temui, ada saja orang yang tidak membaca al-Qur’an dengan adab yang benar. Entah karena tidak tahu, atau karena tidak ingin menerapkan apa yang mereka ketahui. Bagi seorang penghafal al-Qur’an, mengetahui dan menerapkan adab terhadap al-Qur’an sangatlah penting. Karena hafalan al-Qur’an seseorang yang menghafal dengan adab dengan yang tidak itu berbeda jauh.
Seorang penghafal yang mempunyai hafalan juz ‘amma, lebih baik daripada seseorang yang menghafal al-Qur’an, namun tidak menerapkan adab terhadap al-Qur’an. Di antara adab terhadap al-Qur’an ialah :
Pertama, tidak membaca al-Qur’an sambil tidur atau melakukan hal lain selama membaca al-Qur’an. Selama membaca al-Qur’an mau tidak mau, kita harus fokus terhadap bacaan. Sebab kita otak kita tidak dapat membagi konsentrasi dalam melakukan 2 hal sekaligus. Semisal membaca al-Qur’an sambil tidur atau selonjoran, sadar atau tidak, kita pasti mengantuk, dan terkadang akhirnya ketiduran. Tidak hanya dalam membaca atau menghafal al-Qur’an, saat belajar pun, jika kita mengerjakan sambil mengerjakan hal yang lain seperti mendengarkan musik, atau sambil nonton, pasti yang lebih banyak kita lakukan adalah mendengarkan musik atau nonton tadi, disebabkan otak kita hanya mempunyai 1 jatah konsentrasi untuk satu pekerjaan.
Kedua, tidak membiarkan al-Qur’an dalam keadaan terbuka jika tidak dibaca atau saat berbicara. Dalam membaca al-Qur’an, hendaknya fokus untuk membacanya. Jika harus memulai suatu pembicaraan yang penting, kita dapat menutup al-Qur’an selama pembicaraan itu berlangsung, kemudian membukanya kembali. Karena al-Qur’an tidak seperti buku-buku lainnya, maka membaca al-Qur’an tidak bisa seperti membaca buku bacaan, dengan kata lain harus menggunakan adab.
Ketiga, mendengarkan bacaan al-Qur’an. Dalam Surah al-A’râf ayat 204, Allah berfirman,“Dan apabila dibacakan Al Quran, Maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat. Maksudnya ayat ini ialah jika dibacakan al-Qur’an kita diwajibkan mendengar dan memperhatikan sambil berdiam diri, baik dalam sembahyang maupun di luar sembahyang, terkecuali dalam shalat berjamaah ma'mum boleh membaca Al Faatihah sendiri waktu imam membaca ayat-ayat al-Qur’an.
Mendengarkan al-Qur’an saja, kita mendapat rahmat, apalagi bila membacanya dengan sepenuh hati. Maka, alangkah baiknya saat al-Qur’an dibacakan kita mendengarkan bacaan al-Qur’an dengan seksama.
Keempat, tidak mensejajarkan al-Qur’an dengan sesuatu yang lebih rendah.
Perlakuan seperti ini terkadang terjadi tanpa kita sadari. Semisal meletakkan al-Qur’an di atas sajadah yang kita duduki. Hal ini, walaupun kita tidak berniat mensejajarkannya dengan kaki kita, dapat diartikan seperti itu. Atau meletakkan al-Qur’an di tempat yang rendah. Padahal sebenarnya, al-Qur’an adalah kitab yang tertinggi, menyandang kata “al-‘Aliyy” pada namanya, karena merupakan kalâmullâh dan tidak ada yang lebih tinggi dari perkataan Allah, maka hendaknyalah al-Qur’an tidak disejajarkan atau diletakkan pada tempat yang lebih rendah daripada nilai al-Qur’an itu sendiri.
Kelima, tidak membelakangi atau membawa-bawa al-Qur’an tepat disebelah pinggang.
Hal ini tanpa sadar sering dilakukan. Namun, ada saja yang jarang menyadarinya. Misalkan kita menggunakan tas ransel yang di dalamnya ada al-Qur’an, maka itu dapat dikatakan membelakangi al-Qur’an. Alangkah baiknya saat kita membawa al-Qur’an, kita menyedekapkan al-Qur’an tersebut di dada, sehingga al-Qur’an memiliki tempat yang terhormat.
Keenam, membaca al-Qur’an menghadap kiblat. Hal ini memang tidak terlalu diharuskan dalam membaca al-Qur’an. Namun, untuk lebih khusyuk saat membaca al-Qur’an, sebaiknya membaca al-Qur’an dengan menghadap ke kiblat.
Ketujuh, membaca ta’awudz saat memulai membaca al-Qur’an Allah swt. Berfirman dalam Surah an-Nahl ayat 98. Apabila kamu membaca al-Qur’an hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk. Seringkali, apabila kita telah melakukan pembicaraan dengan orang lain, kita menghentikan membaca al-Qur’an dan tidak membacanya dengan ta’awudz. al-Qur’an itu kitab tertinggi, diturunkan oleh yang Mahatinggi, maka, saat melakukan pembicaraan dengan manusia lain, hendaknya, saat memulai kembali membaca al-Qur’an, bacalah ta’awudz.
Lain lagi halnya saat berpidato. Sering pula kita temukan bila para orator saat berpidato mengucapkan ta’awudz saat membacakan sebuah ayat. Mungkin bagi orang yang paham maksud ta’awudz, ini bukanlah suatu kesalahan. Namun, bagi orang yang awam, yang membaca ta’awudz saja ia kurang fasih, akan bertanya-tanya, “Surat dan ayat berapakah firman Allah yang berbunyi ‘A’udzubillahiminasysyaithonirrajîm,’” atau “Masak Allah berlindung dari godaan setan??”
Dalam hal ini, membaca ta’awudz cukup dalam hati saja, atau kalau tetap ingin melafalkan ta’awudz kita tidak mengatakan “Allah berfirman” karena bisa terjadi salah pengertian.
Kedelapan, mengamalkan apa yang terkandung dalam al-Qur’an dengan ikhlas
Untuk adab yang satu ini, siapapun, pasti sedang dalam proses untuk melakukannya. Namun bukan berarti alasan ini menghalangi kita untuk mengamalkan isi al-Qur’an. Karena, ikhlas itu adalah saat kita melakukan sesuatu tanpa mengharapkan apapun selain keridhoan dari Allah swt. Sehingga saat kita mengamalkan kandungan al-Qur’an kita tidak merasa berat atau sungkan. Salah satu faktor yang membantu timbulnya sikap ikhlas ialah pembiasaan terhadap diri sendiri.
Demikianlah beberapa adab terhadap al-Qur’an yang dapat saya sampaikan. Mohon maaf apabila ada kata yang kurang berkenan, karena kesempurnaan hanya milik Allah swt. Kekurangan pasti milik kita, manusia. Terimakasih atas kesempatannya. Semoga bermanfaat bagi seluruh alam.(Nurul Wahana)